Ya Allah,apa salah aku ?Kenapa aku harus menahan rasa seperti ini..Aku sayang dia.Sayang sangat.Tapi aku tak ingin sakitkan dia.Ya Allah kuttitipkan rasa ini padaMu..Meski aku tau dia tak pernah serius ma aku..Haruskah aku menangis y Allah..Menangis didepan dirinya..merintih dengan smua nasib ini..Wajah murung itu,aku tak sanggup ya Allah..sakit bangets ..
6 October 2012
Hurt
Assalamualaikum...
Ya Allah,apa salah aku ?Kenapa aku harus menahan rasa seperti ini..Aku sayang dia.Sayang sangat.Tapi aku tak ingin sakitkan dia.Ya Allah kuttitipkan rasa ini padaMu..Meski aku tau dia tak pernah serius ma aku..Haruskah aku menangis y Allah..Menangis didepan dirinya..merintih dengan smua nasib ini..Wajah murung itu,aku tak sanggup ya Allah..sakit bangets ..
Wait for true LoVe
Ya Allah,apa salah aku ?Kenapa aku harus menahan rasa seperti ini..Aku sayang dia.Sayang sangat.Tapi aku tak ingin sakitkan dia.Ya Allah kuttitipkan rasa ini padaMu..Meski aku tau dia tak pernah serius ma aku..Haruskah aku menangis y Allah..Menangis didepan dirinya..merintih dengan smua nasib ini..Wajah murung itu,aku tak sanggup ya Allah..sakit bangets ..
24 June 2012
Hari Pembalasan
Saat mentari tak bersinar lagi,
Saat lautan menjadi api,
Saat bumi tak utuh lagi,
Manusia semakin cemas,
Berlari ke sana ke sini,
Mencari tempat perlindungan,
Namun saat itu tak kan ada lagi,
Semua harus pasrah,
Karna semua telah terjadi,
Tak seorang pun mampu menghalangnya,
Sekalipun dia seorang pemimpin luar biasa,
Terdengar jeritan memohon keampunan,
Terdengar rantapan dan tangisan,
Kala semua yang ada dalam tanah terkeluar,
Saat yang ada di bumi hancur bertaburan,
Tahukah engkau wahai sahabat,
Apa artinya itu semua,
Semua kejadian ngeri itu,
Memberi tanda tiba lah HARI PEMBaLASAN,
Yakni dipanggil,HARI KIAMAT.
Mari bertaubat beramai2..
Wait for true LoVe
Saat lautan menjadi api,
Saat bumi tak utuh lagi,
Manusia semakin cemas,
Berlari ke sana ke sini,
Mencari tempat perlindungan,
Namun saat itu tak kan ada lagi,
Semua harus pasrah,
Karna semua telah terjadi,
Tak seorang pun mampu menghalangnya,
Sekalipun dia seorang pemimpin luar biasa,
Terdengar jeritan memohon keampunan,
Terdengar rantapan dan tangisan,
Kala semua yang ada dalam tanah terkeluar,
Saat yang ada di bumi hancur bertaburan,
Tahukah engkau wahai sahabat,
Apa artinya itu semua,
Semua kejadian ngeri itu,
Memberi tanda tiba lah HARI PEMBaLASAN,
Yakni dipanggil,HARI KIAMAT.
Mari bertaubat beramai2..
1 June 2012
amArah
<-----Assalamualaikum----->
Hujan malam ini tak mampu menenagkan aku,
Amarah meluap terkumpul menjadi dendam,
Dendam yang akan tetap tersemat di jiwa,
Tak terkalahkan malah semakin menebal,
Hingga jiwa tak dapat menahan perasaan,
Dan akal sihat tak mampu lagi mengawal,
Semua akan berakhir dengan ngeri,
Tanpa ada rasa simpati sedikit di hati,
Terus ku pupuk dendam dengan amarah,
Hingga tiba satu saat nanti tiba waktuku,
Akan kubalas kau dengan lebih kejam,
Cukup hanya satu lelaki membuatku mati,
Tidak dengan hadirmu sebagai pengganti,
Mati rasa saat dia tinggalkan aku,
Kini kau hadir dengan sejuta penghinaan,
Kelak kaummu hanya membuat diriku hancur,
Menjadi keping'' setelah semua luka tergores,
Sekian lama aku memupuk kesabaran,
Mencoba menjadi insan penyabar dan penuh kasih sayang,
Kau hadir dalam sekelip mata menghancurkan dinding kesabaran,
Melepaskan api kebencian yang telah lama ku pendam,
Kini sudut gelap hatiku mula menggembang,
Menjadikan diriku seorang pendendam yang tegar,
Jika satu saat kelak aku menjadi seorang pembunuh,
Anggap saja aku membunuh masa lalu,
Saat kau menjadi destinasiku yang terakhir,
Jangan pernah kau merayu tuk meminta simpatiku,
Karna dirimu telah matikan jiwaku tuk kebaikan,
Apalagi untuk sgala macam KEMAAFAN.
Wait for true LoVe
Hujan malam ini tak mampu menenagkan aku,
Amarah meluap terkumpul menjadi dendam,
Dendam yang akan tetap tersemat di jiwa,
Tak terkalahkan malah semakin menebal,
Hingga jiwa tak dapat menahan perasaan,
Dan akal sihat tak mampu lagi mengawal,
Semua akan berakhir dengan ngeri,
Tanpa ada rasa simpati sedikit di hati,
Terus ku pupuk dendam dengan amarah,
Hingga tiba satu saat nanti tiba waktuku,
Akan kubalas kau dengan lebih kejam,
Cukup hanya satu lelaki membuatku mati,
Tidak dengan hadirmu sebagai pengganti,
Mati rasa saat dia tinggalkan aku,
Kini kau hadir dengan sejuta penghinaan,
Kelak kaummu hanya membuat diriku hancur,
Menjadi keping'' setelah semua luka tergores,
Sekian lama aku memupuk kesabaran,
Mencoba menjadi insan penyabar dan penuh kasih sayang,
Kau hadir dalam sekelip mata menghancurkan dinding kesabaran,
Melepaskan api kebencian yang telah lama ku pendam,
Kini sudut gelap hatiku mula menggembang,
Menjadikan diriku seorang pendendam yang tegar,
Jika satu saat kelak aku menjadi seorang pembunuh,
Anggap saja aku membunuh masa lalu,
Saat kau menjadi destinasiku yang terakhir,
Jangan pernah kau merayu tuk meminta simpatiku,
Karna dirimu telah matikan jiwaku tuk kebaikan,
Apalagi untuk sgala macam KEMAAFAN.
5 May 2012
Semangat bintang
Saat kau sendirian tanpa teman,
Rebahkan tubuhmu di satu tempat suram,
Beratapkan bintang dan langit kelam,
Hilangkan segala masalah dan beban,
Perlahan pejamkan mata indahmu,
Tenangkan akal dan mindamu,
Saat kau merasakan dunia tak adil,
Saat kau sering menyalahkan takdir,
Saat kau terbelakangkan nasib,
Saat kau tewas sebelum bertarung,
Yakni saat kau berfikir,
Betapa indahnya saat kau tinggalkan dunia,
Hilangkan semua beban dihati kecilmu,
Bukalah matamu dan lihatlah ke langit,
Betapa indahnya dunia,
Ambil semangat dari bintang,
Meski langit di selaputi mendung,
Meski malam tak pernah hilang,
Meski setiap hari bintang harus muncul,
Namun dia tak pernah mengeluh,
Dia tetap di sana menghibur jiwa terluka,
Tetap semangat meski sangat lelah,
Jadi,berhenti menyalahkan takdir,
Berhenti menyalahkan nasib,
Lihatlah ke hadapan,
Jalan hidupmu masiy panjang,
Tetap jalani meskipun MENYAKITKAN.
Wait for true LoVe
Rebahkan tubuhmu di satu tempat suram,
Beratapkan bintang dan langit kelam,
Hilangkan segala masalah dan beban,
Perlahan pejamkan mata indahmu,
Tenangkan akal dan mindamu,
Saat kau merasakan dunia tak adil,
Saat kau sering menyalahkan takdir,
Saat kau terbelakangkan nasib,
Saat kau tewas sebelum bertarung,
Yakni saat kau berfikir,
Betapa indahnya saat kau tinggalkan dunia,
Hilangkan semua beban dihati kecilmu,
Bukalah matamu dan lihatlah ke langit,
Betapa indahnya dunia,
Ambil semangat dari bintang,
Meski langit di selaputi mendung,
Meski malam tak pernah hilang,
Meski setiap hari bintang harus muncul,
Namun dia tak pernah mengeluh,
Dia tetap di sana menghibur jiwa terluka,
Tetap semangat meski sangat lelah,
Jadi,berhenti menyalahkan takdir,
Berhenti menyalahkan nasib,
Lihatlah ke hadapan,
Jalan hidupmu masiy panjang,
Tetap jalani meskipun MENYAKITKAN.
29 April 2012
TANPAMU
Dinginnya malam ini tak sedingin drimu,
Sejak kau sampai kau hanya membisu,
Membuatku hanya bisa mengeluh,
Ku terus merenung bintang di atas langit,
Sinarnya sangat terang dan menyamankan,
Ku kerling dirimu di sisiku dan tanpaQ sadari aku menangis,
Tiba2 kau menoleh ke arahQ dan menggengan erat tanganQ,
Ku lihat kau juga menangis sambil menatapku,
Kau ucapkan satu kata yang bisa membuatQ gila,
Kau inginkan putus karna sebab yang gak jelas,
Sayang,apa aku pernah mengeluh,
Saat kau mengabaikanQ untuk cewek lain,
Sayang,apa aku kurang setia hingga kau sanggup ninggalin aku,
Aku sungguh gak terima,
Aku bangkit lalu berlari tanpa tujuan,
Air mataku terus mengalir,
Aku terlalu sayang ma kamu,
Hingga akhirnya aku nekad,
Ku goreskan kaca di nadi ku,
Untuk menghentikan setiap hembusan nafasQ,
Karna hidupQ tak berarti TANPAMU
28 April 2012
Luka
Mungkin cintaku tak berarti untukmu,
Namun hadirmu sangat penting untukQ,
Meskipun kau telah melupakanQ,
Maaf jika sampai kini ku tak bisa melupakanmu,
Ingatkah saat kau nembak aku,
Kau katakan tak akan tinggalkanQ,
Tapi semua hanya janji palsu,
Buktinya kini kau jauh dan makin menjauh,
Ingin ku berlari dan memeluk erat tubuhmu,
ingin ku bisikan kata jangan kau pergi,
Ku coba mengejarmu dan aku terjatuh
Aku tak menyerah dan bangkit semula,
Tapi aku mula sadar mengejarmu umpama,
Aku mengejar bayangan sang Mentari,
Maka aku putuskan untuk pasrah,
Biar aku maciy di sini menjaga cinta yang tersisa.
Wait for true LoVe
Namun hadirmu sangat penting untukQ,
Meskipun kau telah melupakanQ,
Maaf jika sampai kini ku tak bisa melupakanmu,
Ingatkah saat kau nembak aku,
Kau katakan tak akan tinggalkanQ,
Tapi semua hanya janji palsu,
Buktinya kini kau jauh dan makin menjauh,
Ingin ku berlari dan memeluk erat tubuhmu,
ingin ku bisikan kata jangan kau pergi,
Ku coba mengejarmu dan aku terjatuh
Aku tak menyerah dan bangkit semula,
Tapi aku mula sadar mengejarmu umpama,
Aku mengejar bayangan sang Mentari,
Maka aku putuskan untuk pasrah,
Biar aku maciy di sini menjaga cinta yang tersisa.
21 April 2012
Bukan milikmu
Saat semua berlalu ,
Saat semua menjadi sayu,
Hati terasa amat pilu,
Kesedihan mula membelenggu,
Cinta yang suci didustai,
Sucinya rasa kasih dicemari,
Tapi jika kasih tetap bertahan,
Diatas luka yang dalam,
Semua akan menjadi semu,
Umpama hujan tanpa angin,
Bulan tanpa bintang,
Umpama mentari tanpa sinar,
Mungkin cinta teguh dihatimu,
Namun mampukah ragamu,
Menahan luka tanpa henti,
Hapuslah airmata hilangkan pilu,
Karna cinta itu bukan untukmu.
14 April 2012
Adalah...
Mengenalmu adalah sejuta keindahan,
Menyayangimu adalah yang terindah buatku,
Memilikimu adalah anugrah buat hidupQ,
Menjadi kekasihmu adalah hal yang Q inginkan,
Mengenalmu dengan lebih dalam,
Adalah hal yang menyenangkan,
NAMUN,
Disakiti olehmu adalah LUKA YANG GAK AKAN SEMBUH...
Wait for true LoVe
Menyayangimu adalah yang terindah buatku,
Memilikimu adalah anugrah buat hidupQ,
Menjadi kekasihmu adalah hal yang Q inginkan,
Mengenalmu dengan lebih dalam,
Adalah hal yang menyenangkan,
NAMUN,
Disakiti olehmu adalah LUKA YANG GAK AKAN SEMBUH...
8 April 2012
Kosonk
Malam ini hujan turun lagi,
Membasahi bumi yang gelap,
Aku duduk sendiri di bawah titisan hujan,
Hujan selalu membuatku merasa sayu,
Teringat kisah silamku dulu,
Masih jelas teringat di mindaku,
Saat itu kita sedang bersama ,
Kita bergembira seperti pasangan lainnya,
Bagiku malam itu begitu indah,
Masih jelas sinar matamu,
Sinar matamu sama saat kita pertama jumpa,
Entah kenapa aku merasa sakit,
Amat sakit di hati yang terdalam,
Ternyata malam yang indah tak bermakna,
Ternyata malam yang damai hanya sementara,
Kau bilang mau kasi aku satu kejutan,
Ku menunggumu di bawah sinar rembulan,
Tiba2 aku terdengar bunyi dentuman yang kuat,
Ku terpana saat melihatmu rebah,
Ku berlari mendapatkanmu,
Oh Tuhan,aku tak sanggup kehilangannya,
Sebelum kepergianmu,
kau ucapkan kata cinta,
Hal yang gak akan aku dengar dari bibirmu,
Kau pergi dalam pelukkanku,
Aku gak bisa aku gak kuat,
Sejak kepergianmu jiwa ini terasa kosonk dan hampa,
Kau cinta pertamaku,
Dan mungkin cinta yang terakhir dalam hidupQ..
Wait for true LoVe
Membasahi bumi yang gelap,
Aku duduk sendiri di bawah titisan hujan,
Hujan selalu membuatku merasa sayu,
Teringat kisah silamku dulu,
Masih jelas teringat di mindaku,
Saat itu kita sedang bersama ,
Kita bergembira seperti pasangan lainnya,
Bagiku malam itu begitu indah,
Masih jelas sinar matamu,
Sinar matamu sama saat kita pertama jumpa,
Entah kenapa aku merasa sakit,
Amat sakit di hati yang terdalam,
Ternyata malam yang indah tak bermakna,
Ternyata malam yang damai hanya sementara,
Kau bilang mau kasi aku satu kejutan,
Ku menunggumu di bawah sinar rembulan,
Tiba2 aku terdengar bunyi dentuman yang kuat,
Ku terpana saat melihatmu rebah,
Ku berlari mendapatkanmu,
Oh Tuhan,aku tak sanggup kehilangannya,
Sebelum kepergianmu,
kau ucapkan kata cinta,
Hal yang gak akan aku dengar dari bibirmu,
Kau pergi dalam pelukkanku,
Aku gak bisa aku gak kuat,
Sejak kepergianmu jiwa ini terasa kosonk dan hampa,
Kau cinta pertamaku,
Dan mungkin cinta yang terakhir dalam hidupQ..
Labels:
JiwaQ hampa tanpamu
6 April 2012
LukaQ
Aku terus berjalan tanpa arah pasti,
Mencari-cari dalam gelapnya hati,
Tersesatkah aku atau rapuhkah hatiku,
Meskipun aku terjatuh dan sering terjatuh,
Aku kuatkan semangat ku tuk berjuang,
Saat aku lihat cahaya nun jauh di sana,
Kenapa kau harus hadir dan menutup cahaya itu,
Berkali'' kamu kata mencintai diriku,
Tapi kamu sendiri tak pernah mengenal apa itu cinta,
Cinta butuh pengorbanan butuh kesetiaan,
Tapi kamu pentingkn egomu,
Menyiksa hati,jiwa dan perasaanku,
Seringkali aku mengalah untukmu,
Tapi kamu tetap sakiti aku dan terus sakitiQ,
Aku hanya manusia biasa yang lemah,
Bukan Tuhan yang MAHA SEMPURNA,
Aku mohon dengarkan rintihanku,
Hanya untuk kali ini saja,
Tolong lepaskan genggaman tanganQ,
Dari CINTA BUSUKMU yang kejam,
Aku mohon dengan amat,,
LEPASKAN DIRIKU PERGI.
Wait for true LoVe
Mencari-cari dalam gelapnya hati,
Tersesatkah aku atau rapuhkah hatiku,
Meskipun aku terjatuh dan sering terjatuh,
Aku kuatkan semangat ku tuk berjuang,
Saat aku lihat cahaya nun jauh di sana,
Kenapa kau harus hadir dan menutup cahaya itu,
Berkali'' kamu kata mencintai diriku,
Tapi kamu sendiri tak pernah mengenal apa itu cinta,
Cinta butuh pengorbanan butuh kesetiaan,
Tapi kamu pentingkn egomu,
Menyiksa hati,jiwa dan perasaanku,
Seringkali aku mengalah untukmu,
Tapi kamu tetap sakiti aku dan terus sakitiQ,
Aku hanya manusia biasa yang lemah,
Bukan Tuhan yang MAHA SEMPURNA,
Aku mohon dengarkan rintihanku,
Hanya untuk kali ini saja,
Tolong lepaskan genggaman tanganQ,
Dari CINTA BUSUKMU yang kejam,
Aku mohon dengan amat,,
LEPASKAN DIRIKU PERGI.
Ku pendamkan perasaan ini
Ku rahsiakan rasa hati ini
Melindungkan kasih yang berputik
Tersembunyi di dasar hati
Ku pohonkan petunjuk Ilahi
Hadirkanlah insan yang sejati
Menemani kesepian ini
Mendamaikan sekeping hati
Oh Tuhanku
Berikanlah ketenangan abadi
Untukku menghadapi
Resahnya hati ini mendambakan kasih
Insan yang ku sayang
Di hati ini
Hanya Tuhan yang tahu
Di hati ini
Aku rindu padamu
Tulus sanubari
Menantikan hadirmu
Hanyalah kau gadis pilihanku
Kerana batasan adat dan syariat
Menguji kekuatan keteguhan iman
insan yang berkasi
https://www.facebook.com/Bahslan
Wait for true LoVe
Ku rahsiakan rasa hati ini
Melindungkan kasih yang berputik
Tersembunyi di dasar hati
Ku pohonkan petunjuk Ilahi
Hadirkanlah insan yang sejati
Menemani kesepian ini
Mendamaikan sekeping hati
Oh Tuhanku
Berikanlah ketenangan abadi
Untukku menghadapi
Resahnya hati ini mendambakan kasih
Insan yang ku sayang
Di hati ini
Hanya Tuhan yang tahu
Di hati ini
Aku rindu padamu
Tulus sanubari
Menantikan hadirmu
Hanyalah kau gadis pilihanku
Kerana batasan adat dan syariat
Menguji kekuatan keteguhan iman
insan yang berkasi
https://www.facebook.com/Bahslan
1 April 2012
Merindukanmu
Gelapnya malam ini
Langit kelihatan suram dan hampa
Tiada bintang mahu pun bulan
Malam ini beda dari malam sebelumnya
Tapi aku yakin setiap malam menjelma
Bayangmu akan menghampiriku
Teringat dirimu yang manja
Teringat sifatmu yang romantis
Terkadang tanganku menari2
Seolah2 aku sedang membelai rambutmu
Meski dugaan datang bagai ombak
Menghempas pantai memukul karang
Namun kita tetap teguh bersama
Tak pernah terusik oleh kuatnya badai
Saat aku pergi meninggalkan dirimu
Aku merintih karna harus terpisah darimu
Selalu aku sertakan dalam doa malamQ
Agar cinta kita tetap utuh bersemi
Namun bahtera yang kita naiki berdua
Terpukul badai di tengah lautan
Akhirnya perpisahan terjadi antara kita
Aku tak tahu bagaimna harus ku jalani waktu
Apa aku harus menyerah begitu saja
Tidak,Aku harus kuat menghadapi semua
Meski kini hanya bayangmu yang menemani.
Wait for true LoVe
Langit kelihatan suram dan hampa
Tiada bintang mahu pun bulan
Malam ini beda dari malam sebelumnya
Tapi aku yakin setiap malam menjelma
Bayangmu akan menghampiriku
Teringat dirimu yang manja
Teringat sifatmu yang romantis
Terkadang tanganku menari2
Seolah2 aku sedang membelai rambutmu
Meski dugaan datang bagai ombak
Menghempas pantai memukul karang
Namun kita tetap teguh bersama
Tak pernah terusik oleh kuatnya badai
Saat aku pergi meninggalkan dirimu
Aku merintih karna harus terpisah darimu
Selalu aku sertakan dalam doa malamQ
Agar cinta kita tetap utuh bersemi
Namun bahtera yang kita naiki berdua
Terpukul badai di tengah lautan
Akhirnya perpisahan terjadi antara kita
Aku tak tahu bagaimna harus ku jalani waktu
Apa aku harus menyerah begitu saja
Tidak,Aku harus kuat menghadapi semua
Meski kini hanya bayangmu yang menemani.
Kenangan tahun baru(31/12/11)
Kerinduan semalam kembali lagi,
Hati berdebar jiwa tak tenang,
Sungguh aku merindukan dia,
Insan yang ku temui tanpa aku rancang,
Mainan mata yang mengoda,
Dikeramaian itu aku menemukan dirinya,
Dalam pesta itu ku temukan getaran baru,
Debaran hati yang tak bisa ku artikan,
Rindu serindu-rindunya,
Hanya Tuhan yang tahu arah kita,
Apa aku masih bisa bertemu dengan dirinya,
Dirinya yang tinggal di Jln Hang Tuah.
31 March 2012
*pengorbanan*
Malam ini ku renung langit gelap,
Ku terima satu pernyataan baru,
Saat ku tahu akan hadirnya satu kenyataan,
Entah mengapa hatiku pilu,
Meski aku belum mengetahuinya,
Namun detak jantung yang kencang melemaskanku,
Air mata berlinang membasahi pipi,
Aku seakan menghidu kekalahan,
Kecundangnya aku dalam mainan perasaan,
Sakit hatiku perih batinku,
Aku merasa terlalu kecewa,
Merasa terlalu hampa dan lelah,
Aku benci kesedihan dan kesakitan,
Aku lelah bersedih dan sering kecundang,
Cintaku musnah harapku hancur,
Kini aku tetap menanti dan menunggu,
Akan kenyataan yang bakal aku ketahui,
Sungguh ku katakana bintang,
Aku hancur sehancur2nya,
Bulan,dengarkan aku,
Kini aku menyerah sebelum bertarung.
Wait for true LoVe
Ku terima satu pernyataan baru,
Saat ku tahu akan hadirnya satu kenyataan,
Entah mengapa hatiku pilu,
Meski aku belum mengetahuinya,
Namun detak jantung yang kencang melemaskanku,
Air mata berlinang membasahi pipi,
Aku seakan menghidu kekalahan,
Kecundangnya aku dalam mainan perasaan,
Sakit hatiku perih batinku,
Aku merasa terlalu kecewa,
Merasa terlalu hampa dan lelah,
Aku benci kesedihan dan kesakitan,
Aku lelah bersedih dan sering kecundang,
Cintaku musnah harapku hancur,
Kini aku tetap menanti dan menunggu,
Akan kenyataan yang bakal aku ketahui,
Sungguh ku katakana bintang,
Aku hancur sehancur2nya,
Bulan,dengarkan aku,
Kini aku menyerah sebelum bertarung.
SaatQ Kenal Kamu
Dalam keramaian tahun baru,
Dalam kehangatan insan yang sedang berpacaran,
Aku susuri jalan dengan hati yang gundah,
Hati yang pilu karna merindui dirinya di sana,
Saat kerapuhanku menyiksa,
Ku temukan seorang insan,
Yang hadir dengan senyumannya,
Yang memandang dengan mata elangnya,
Dia hulurkan tangan sebagai salam perkenalan,
Sungguh ku tak menyangka akan ku temui,
Insan baru yang menggetarkan jiwaku,
Aku ingin mengenalnya lebih dari teman,
Ingin mengenal hatinya yang terdalam,
Tapi mungkin semua tinggal harapan,
Harapan kosong yang selalu di hatiku,
Mungkin dia jadi milik sahabatku,
Mungkin dia lebih senang dengan sahabatku,
Bukan dengan diriku,
Meskipun ku relakan,
Namun hatiku tetap pilu,
Berdarah bersama sembilu.
Wait for true LoVe
Dalam kehangatan insan yang sedang berpacaran,
Aku susuri jalan dengan hati yang gundah,
Hati yang pilu karna merindui dirinya di sana,
Saat kerapuhanku menyiksa,
Ku temukan seorang insan,
Yang hadir dengan senyumannya,
Yang memandang dengan mata elangnya,
Dia hulurkan tangan sebagai salam perkenalan,
Sungguh ku tak menyangka akan ku temui,
Insan baru yang menggetarkan jiwaku,
Aku ingin mengenalnya lebih dari teman,
Ingin mengenal hatinya yang terdalam,
Tapi mungkin semua tinggal harapan,
Harapan kosong yang selalu di hatiku,
Mungkin dia jadi milik sahabatku,
Mungkin dia lebih senang dengan sahabatku,
Bukan dengan diriku,
Meskipun ku relakan,
Namun hatiku tetap pilu,
Berdarah bersama sembilu.
Perihnya LukaQ
Saat luka lama berdarah kembali,
Betapa perihnya hatiku,
Luka yang ku simpan jauh d lubuk hatiku,
Dengan harapan semoga hilang,
Luka yang semakin sembuh dengan seiringnya waktu,
Hari2 sepiku tetap ku jalani walau payah buatQ,
Aku hampir melupakan kisah laluku yang pedih,
Semua kelihatan lebih sempurna denganmu,
Kita jalani kisah cnta berdua,
Jalani hari kita bersama,
Namun entah badai apa yang melanda hatimu,
Hingga akhirnya kau pergi tuk cinta yang baru,
Apa kurangnya aku di matamu,
Apa aku kurang setia denganmu,
Memang ku akui diriku tak secantik primadona,
Tapi aku juga punya hati,
Kau tnggalkanku dengan cara tak terhormat,
Hanya secarik kertas kecil kau tinggalkan pesan,
Yang mengatakan kepergianmu tuk cinta yang lain,
Kini aku terpuruk dalam luka yang dulu,
Kini luka itu menjadi amat perih seumpama di tikam oleh sembilu,
Ditusuk oleh belati dengan bertubi2,
Biarlah ku simpan rinduku,
Biarlah ku simpan cintaku,
Biarlah ku simpan kenangan kita,
Aku tak kan mencarimu lagi,
Semoga kau bahagia bersamanya.
Wait for true LoVe
Betapa perihnya hatiku,
Luka yang ku simpan jauh d lubuk hatiku,
Dengan harapan semoga hilang,
Luka yang semakin sembuh dengan seiringnya waktu,
Hari2 sepiku tetap ku jalani walau payah buatQ,
Aku hampir melupakan kisah laluku yang pedih,
Semua kelihatan lebih sempurna denganmu,
Kita jalani kisah cnta berdua,
Jalani hari kita bersama,
Namun entah badai apa yang melanda hatimu,
Hingga akhirnya kau pergi tuk cinta yang baru,
Apa kurangnya aku di matamu,
Apa aku kurang setia denganmu,
Memang ku akui diriku tak secantik primadona,
Tapi aku juga punya hati,
Kau tnggalkanku dengan cara tak terhormat,
Hanya secarik kertas kecil kau tinggalkan pesan,
Yang mengatakan kepergianmu tuk cinta yang lain,
Kini aku terpuruk dalam luka yang dulu,
Kini luka itu menjadi amat perih seumpama di tikam oleh sembilu,
Ditusuk oleh belati dengan bertubi2,
Biarlah ku simpan rinduku,
Biarlah ku simpan cintaku,
Biarlah ku simpan kenangan kita,
Aku tak kan mencarimu lagi,
Semoga kau bahagia bersamanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)


