Aku mengenalmu secara tidak sengaja,
Aku melihatmu sekejap cuma,
Namun aku tau kau lelaki yang baik,
Aku tau kau menyayangiku dulu,
Mungkin hingga coretan ini tercipta,
Jejak langkah yang ku tempuh,
Memberikan aku keSakitan yang terdalam,
Aku bersama dirinya namun aku tak bisa,
Meniup butiran permata tentangmu,
Aku menemuimu setelah sekian lama,
Ingatkah boneka putih itu,
Hadiah pertama dari detik pertemuan pertama,
Kenapa kau selalu datang terlambat,
Dua kesempatan telah kau lewati,
Saat aku bersama yang lain,
Mengapa kau baru hadir memberi keindahan,
Bersamamu aku sangat bahagia,
Namun aku tidak bisa hanya pergi,
Melangkah meninggalkan mereka ,
Aku tak tau apa kau akan merasa,
Aku akan selalu menyayangimu,
Dalam wujud apapun aku akan melihatmu,
Salut cinta atas pengorbanan setiamu,
Merenung luka abadi yang tersisa,
Dan kau akan melihat aku masih tersenyum,
Dalam jasad berdarah nan lemah.
luka※kita۞

